Kementan Beri Penghargaan Balai Penyuluhan Kecamatan Krian Tahun 2015

Keberadaan Balai Penyuluhan Kecamatan (BPK) merupakan penjabaran amanat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2006 tentang Sistem Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (SPPPK). Peran yang diemban cukup strategis dalam menentukan keberhasilan pembangunan pertanian.  Balai Penyuluhan Kecamatan bertugas mengkoordinasikan, mensinergikan, dan menyelaraskan kegiatan-kegiatan pembangunan pertanian, perikanan dan kehutanan di wilayah. Terlebih dengan adanya program swasembada pangan, keberadaan BPK menjadi kian penting sebagai ujung tombak pemerintah. Untuk itu, agar kelembagaan penyuluhan yang ada di daerah bisa lebih kuat dan mantap, perlu dukungan semua pihak sehingga bisa melaksanakan program-program pembangunan dengan baik.

Keberadaan Balai Penyuluhan Kecamatan (BPK) memiliki peran sebagi berikut :

  • Meningkatkan kompetensi bagi penyuluh pertanian, pelaku utama dan pelaku usaha.
  • Mengembangkan, memelihara dan memanfaatkan sumberdaya alam/manusia sesuai potensi wilayah.
  • Memfasilitasi penyuluhan/konsultasi Agribisnis bagi petani pelaku usaha dan pelaku utama dalam mengembangkan usahanya.
  • Memfasilitasi tempat percontohan dan pengembangan model usaha tani bagi pelaku usaha dan pelaku utama

 

Dalam rangka meningkatkan kapasitas Balai Penyuluhan Kecamatan dan mengoptimalkan peran/tugas dan fungsinya serta memotivasi para penyuluh, Kementerian Pertanian secara tahunan memberikan penghargaan kepada Balai Penyuluhan Kecamatan yang berhasil dalam melaksanakan kegiatan penyuluhan di wilayah kerjanya. Hal tersebut diatur dalam PERATURAN MENTERI PERTANIAN NOMOR 28/Permentan/OT.140/4/2012 TENTANG PEDOMAN PENILAIAN BALAI PENYULUHAN KECAMATAN BERPRESTASI. Adapun aspek penilaian meliputi aspek sarana prasarana, aspek sumber daya manusia, aspek manajemen operasional dan aktivitas di wilayah kerja Balai Penyuluhan Kecamatan.

 

Tahun 2015, Balai Penyuluhan Kecamatan Krian mendapatkan penghargaan sebagai Balai Penyuluhan Kecamatan Berprestasi mewakili Provinsi Jawa Timur ke tingkat Nasional. Penghargaan diterima oleh kepala BPK saat itu yaitu Ibu Lilik Lestari, SP. Kepemimpinannya mampu mengoptimalkan peran BPK Krian menjalankan fungsinya dalam menyelenggarakan berbagai kegiatan penyuluhan pertanian. Sebagai kelembagaan pertanian tingkat kecamatan, penyediaan jasa penyuluhan dan informasi bagi pelaku utama dan pelaku usaha tingkat perorangan maupun kelompok diakomodir dan difasilitasi oleh Balai Penyuluhan Kecamatan Krian. Selain dinilai unggul dari aktifitas penyelenggaraan penyuluhan, BPK Krian juga mampu melaksanakan administrasi perkantoran dengan rapi dilihat dari banyaknya jenis pembukuan saat penilaian lomba berlangsung.

Wilayah kerja Balai Penyuluhan Kecamatan (BPK) Krian terbagi dalam tiga (3) Wilayah Binaan (WiBi) untuk penyuluh pertanian dan 1 (satu) WKPP untuk penyuluh perikanan, terdiri dari 19 desa dan 3 kelurahan, dengan luas lahan sebagai berikut :

  • Sawah           :   201,980 Ha
  • Tegal             :       24,765  Ha
  • Pekarangan :   1.632,881 Ha
  • Lain-Lain     :        46,566 Ha

BPK Krian termasuk dataran rendah, iklim basah dan tanah sawah, dengan jenis tanah alluvial, tinggi tempat 6 – 12 m dpl.

Untuk kelancaran tugas sehari-hari Balai Penyuluhan Kecamatan (BPK) Krian dilengkapi dengan berbagai sarana dan prasaran. Sarana tersebut meliputi sarana pusat informasi (display, handycam, kamera, telepon), alat bantu penyuluhan (LCD, sound system, wireless, TV, VCD/DVD, tape recorder, white board), peralatan administrasi (komputer, laptop, printer, internet, mesin tik, kalkulator, rak buku), alat transportasi (kendaraan roda dua sebanyak 7 buah), perpustakaan (leaflet, brosur, billboard, buku) hingga meubelair (meja + kursi kerja, meja + kursi rapat, rak buku perpustakaan, lemari buku + arsip, peralatan makan dan minum). Prasarana yang ada terdiri dari gedung Balai Penyuluhan Kecamatan dengan luas tanah 7.025 m2, dengan peruntukan sebagai berikut :

  • Sawah                                          :   2.800 m2
  • Pekarangan                                :   3.898 m2
  • Bangunan kantor                      :   50 m2
  • Bangunan Ruang Pertemuan :   90 m2
  • Bangunan Kamar Mandi         :   3 m2
  • Lantai Jemur                             :   73 m2
  • Bangunan Perumahan            :    112 m2

Selain hal tersebut di atas masih ada prasarana yang lain berupa pagar keliling, papan nama dan papan informasi Balai Penyuluhan Kecamatan (BPK), air bersih dan penerangan. Prasarana percontohan terdapat lahan sawah yang ditanami padi dan palawija, kandang dengan ternak kambing serta kolam untuk budidaya ikan lele. Kegiatan penyuluhan ditunjang prasarana programa penyuluhan mulai dari penyusunan PRA, monografi, RDK dan RDKK, programa tingkat Desa sampai tingkat Kecamatan, rencana kerja, kegiatan temu teknis yang dilaksanakan setiap dua minggu sekali pada hari Kamis minggu ke II dan IV, forum penyuluhan/forum petani, rembug tani dan kursus tani. Prasarana dan alat peraga yang dimiliki BPK Krian terdiri dari pH meter, pengukur kadar air, hand sprayer, alat ukur ubinan, benda tiruan/Moch up, spesimen basah dan spesimen kering. Kelengkapan prasarana administrasi meliputi buku tamu, buku konsultasi, buku notulen rapat serta buku-buku administrasi lainnya.

Di Balai Penyuluhan Kecamatan (BPK) Krian terdapat Kelompoktani sebanyak 36 kelompoktani yang terdiri dari :

  • Kelompoktani Kelas Lanjut :  31 Kelompoktani
  • Kelompoktani Kelas Madya :     5 Kelompoktani

Dari 36 poktan tersebut telah terbentuk Forum Poktan se BPK Krian. Untuk Gapoktan sebanyak 22 Gapoktan, masing-masing desa 1 Gapoktan. Ada juga Posluhdes sebanyak 22 Posluhdes. Selain itu, di Kecamatan Krian terdapat pula kelembagaan Wanita Tani sebanyak 4 kelompok dan Taruna Tani ada 2 kelompok. Sementara itu, di bidang perikanan juga ada kelembagaan yang sudah terbentuk. Jumlahnya ada 9 kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) yang tersebar di 7 desa di Kecamatan Krian. Petani binaan di wilayah Kec. Krian pernah meraih Juara II petani berprestasi tingkat Kabupaten tahun 2011 merupakan anggota dari Kelompoktani Sri Agung Desa Jerukgamping Kecamatan Krian.

Dalam melaksanakan kegiatan penyuluhan, di Balai Penyuluhan Kecamatan (BPK) Krian, ada 9 orang penyuluh pertanian, terdiri dari 5 orang penyuluh PNS (4 orang penyuluh pertanian dan 1 orang penyuluh perikanan) serta 2 orang THL-TBPP. Penyuluh yang berada di BPK Krian pernah mendapatkan penghargaan sebagai penyuluh berprestasi/andalan yaitu satu orang sebagai pemenang penyuluh berprestasi juara II tingkat Provinsi Jawa Timur dan satu orang penyuluh berprestasi tingkat Kabupaten.

Dalam menjalankan manajemen operasional di Balai Penyuluhan Kecamatan (BPK) Krian, terdapat pembagian tugas yang jelas, disusun dalam struktur organisasi Balai Penyuluhan Kecamatan (BPK) Krian. Agar lebih terarah, dibuat juga jadual kunjungan penyuluh, jadual supervisi dan jadual latihan penyuluh.

Aktifitas di BPK Krian meliputi penyampaian informasi teknologi yang dilakukan oleh penyuluh melalui : leaflet, brosur, siaran radio, internet dan pertemuan rutin kelompoktani. Melalui proses pembelajaran pelaku utama dan usaha meliputi SL-PTT, kursus tani, SL-PHT, SL-Iklim, temu lapang dan temu teknis, serta melaksanakan Kaji Terap / Percontohan. Untuk pengembangan model usaha tani ada kegiatan Penangkaran Benih Unggul Padi. Pembuatan agen hayati (Corine), pembuatan pupuk organik. BPK Krian juga mengikkuti kegiatan musyawarah atau koordinasi baik tingkat desa maupun kecamatan melalui Musrenbang. Untuk mengetahui sejauh mana perkembangan kemampuan kelompoktani, setiap tahun dilaksanakan penilaian kemampuan kelompoktani dengan menggunakan indikator 5 jurus kemampuan kelompoktani mulai dari kelas pemula sampai dengan kelas madya. Balai Penyuluhan Krian juga menyebarkan layanan terpadu informasi melalui Cyber Extension. Selain itu juga terbentuk Klinik Konsultasi Agribisnis (KKA) dengan pelayanan :

  1. Konsultasi baik perorangan maupun secara institusi.
  2. Pelayanan sarana produksi, berupa benih padi dan pestisida.
  3. Pelayanan bibit sayuran maupun buah-buahan.

Pengembangan database penyuluhan di BPK Krian telah dilakukan pemutakhiran data ketenagaan dan data kelembagaan tani serta kelembagaan penyuluhan melalui Simluhtan. Sedangkan laporan supervisi, evaluasi dan pembinaan kinerja penyuluh diadakan secara terjadual dan berjenjang.

Keberhasilan yang pernah dicapai BPK Krian yaitu :

  1. Peningkatan Kegiatan Penyuluhan
  • Melaksanakan berbagai percontohan baik : Demplot, Demfarm, Dembul, Dem Area dengan melaksanakan teknologi anjuran baik persemaian, cara tanam jajar legowo, pemupukan berimbang, pengendalian OPT, sehingga bisa meningkatkan produksi 6,90 menjadi 7,18 ton.ha-1.
  • Ada pertemuan rutin forum kelompoktani tingkat Kecamatan Krian tiap 2 bulan sekali.
  • Melakukan penilaian lomba kelompoktani tingkat Balai Penyuluhan Kecamatan.
  1. Inovasi teknologi yang dikembangkan
  • Pembuatan pestisida agen hayati : Corine
  • Alat tanam sistem jajar legowo untuk tanaman padi
  • Tanam sayuran sistem vertikultur dan tanam buah dalam pot (tabulampot)
  • Persemaian padi sistem kering
  • Alat penyiang rumput pada tanaman padi berupa osrok
  • Penanaman padi dalam timba plastik sebagai solusi keterbatasan lahan sawah di daerah perkotaan

  1. Peningkatan jumlah kelembagaan petani

Jumlah kelompoktani              : 36 kelompok

      Kelas lanjut                                : 31 kelompok

      Kelas madya                              : 5 kelompok

  • Pembentukan kelompok baru olahan pangan : 6 kelompok
  • Pembentukan kelompok baru taruna tani        : 2 kelompok
  • Penumbuhan Pokdakan (kelompok pembudidaya ikan) air tawar : 10 kelompok
  • Kelembagaan ekonomi : dibentuk koperasi Gapoktan tingkat Kecamatan Krian
  1. Pengembangan kegiatan baru
  • Pembentukan penyuluh swadaya di BPK Krian sebanyak 9 orang yang membantu kegiatan penyuluhan, sebagai mitra kerja para penyuluh pertanian PNS.
  1. Keberhasilan / Prestasi yang dicapai

       Penghargaan yang diterima

  • Juara I lomba pangan olahan tingkat Kabupaten Sidoarjo tahun 2010 dalam rangka HKP
  • Juara I lomba penyuluh berprestasi tingkat Kabupaten Sidoarjo tahun 2011
  • Juara I lomba kelompoktani berprestasi tingkat Kabupaten Sidoarjo tahun 2011
  • Juara I lomba Gabungan HIPPA tingkat Provinsi Jawa Timur tahun 2011
  • Juara I lomba penyuluh berprestasi tingkat Kabupaten Sidoarjo tahun 2012
  • Juara I lomba THL-TBPP berprestasi tingkat Kabupaten Sidoarjo tahun 2012
  • Juara I lomba penyuluh berprestasi tingkat Provinsi Jawa Timur tahun 2012
  • Juara I lomba kelompoktani berprestasi tingkat Kabupaten Sidoarjo tahun 2012
  • Juara I lomba kelompoktani berprestasi tingkat Kabupaten Sidoarjo tahun 2013
  • Juara I lomba BPK berprestasi tingkat Kabupaten Sidoarjo tahun 2014
  • Juara I lomba BPK berprestasi tingkat Kabupaten Sidoarjo tahun 2015

Profil BPK Krian secara lengkap dapat didownload di bawah ini.

Profil BPK Krian Kab. Sidoarjo

Berdasarkan uraian kegiatan di atas, keberadaan Balai Penyuluhan Kecamatan akan lebih berfungsi dengan baik dalam melaksanakan kegiatan penyuluhan di pedesaan, manakala didukung oleh semua pihak terkait, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah terutama masalah pembiayaan. Semoga tahun ke tahun BPK Krian tetap dapat memberikan pelayanan terbaik bagi pelaku utama maupun pelaku usaha sebagai bentuk dukungan pembangunan pertanian khusunya di Kabupaten Sidoarjo.

 

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *