Memanfaatkan Pekarangan untuk Budidaya Tanaman Obat Keluarga

TOGA pada hakekatnya sebidang tanah baik di halaman rumah, kebun ataupun ladang yang digunakan untuk membudidayakan tanaman yang berkhasiat sebagai obat dalam rangka memenuhi keperluan keluarga akan obat-obatan. Keberadaan tanaman obat dilingkungan rumah sangat penting terutama bagi keluarga yang tidak mempunyai akses mudah ke pelayanan medis. Dengan memahami manfaat dan khasiat jenis tanaman tertentu, tanaman obat dapat menjadi pilihan keluarga dalam memilih obat alami yang aman. Tanaman obat keluarga sendiri sebelumnya dikenal dengan nama apotek hidup. Tanaman obat keluarga dikalangan masyarakat dapat ditanam serta dibudidayakan oleh siapapun dalam menjalani kehidupan yang sehat alami.

Tanaman obat keluarga ini cukup ampuh untuk mengatasi beberapa masalah kesehatan umum seperti demam, batuk, sakit perut dan gatal-gatal. Penggunaan tanaman obat tidak mempunyai efek samping atau minim efek samping bagi yang menkonsumsinya. Manfaat tanaman obat keluarga dapat digunakan sebagai upaya preventif (pencegahan) terhadap penyakit tertentu dengan pengobatan sederhana,  upaya promotif (meningkatkan derajat kesehatan) yakni sebagai sarana untuk memperbaiki status gizi masyarakat, sebab banyak tanaman obat yang dikenal sebagai tanaman penghasil buah-buahan atau sayur-sayuran misalnya lobak, saledri, pepaya dan lain-lain, upaya kuratif (penyembuhan penyakit), sarana memperbaiki status gizi masyarakat, sarana pelestarian alam, sarana penyebaran gerakan penghijauan, sumber penghasilan tambahan keluarga dan sarana keindahan jika tanaman obat tersebut ditata dengan baik dan dirawat secara teratur.

Jika Anda memiliki lahan pekarangan yang belum dioptimalkan penggunaannya, alangkah baiknya memanfaatkan lahan pekarangan tersebut dengan budidaya TOGA. Beragam jenis tanaman obat yang akan mengisi lahan pekarangan di rumah kita akan menjadi apotek hidup yang sangat besar manfaat dan peruntukannya untuk promosi kesehatan tatanan keluarga (rumah tangga). Sebagai informasi, ruang lingkup promosi kesehatan berdasarkan tatanan pelaksanaan, dibagi menjadi lima lini/tingkatan, diantaranya adalah promosi kesehatan pada tatanan keluarga (rumah tangga), promosi kesehatan pada tatanan sekolah, promosi kesehatan di tempat kerja, promosi kesehatan di tempat-tempat umum, diantaranya pasar, terminal bus, Bandar udara, tempat-tempat atau pusat perbelanjaan, tempat-tempat olah raga, taman-taman kota, dan yang terakhir pada fasilitas pelayanan kesehatan.

Dengan menanam TOGA di pekarangan kita juga mendukung program pemerintah berupa pengembangan kesehatan tradisional terutama jika dilakukan secara berkelompok dan disebut kelompok asuhan mandiri. Melakukan asuhan mandiri merupakan upaya mengubah paradigma pengobatan kuratif menjadi promotif dan preventif, yang bermanfaat untuk efisiensi dan efektivitas bagi keluarga dalam menjaga kesehatan diri sendiri dan keluarganya dengan memanfaatkan TOGA dan ketrampilan, sehingga diperoleh keluarga sehat secara mandiri.

Berikut materi yang dapat Anda download untuk mengetahui beberapa jenis tanaman obat dan manfaatnya serta contoh budidaya tanaman obat berupa empon empon yang mudah dipraktekkan siapa saja.

Materi Manfaat Tanaman Obat Keluarga

Memanfaatkan pekarangan untuk budidaya tanaman obat keluarga juga dilakukan di salah satu desa binaan saya sebagai penyuluh pertanian yaitu di Desa Keboharan Kecamatan Krian. Desa tersebut juga mewakili Kecamatan  Krian dalam lomba Sidoarjo Bersih Hijau yang diselenggarakan pada tahun 2017 dan berhasil mendapatkan Juara Harapan. Jenis tanaman yang ditanam tidak hanya tanaman obat namun juga tanaman buah, sayur maupun tanaman hias, sehingga lingkungan tampak asri dan hijau, hal tersebut didukung kerja sama dari semua pihak baik masyarakat Desa maupun petugas Kecamatan selaku pembina. Harapan ke depan semakin banyak masyarakat yang sadar bahwa pekarangan rumah tinggal sangat penting untuk dioptimalisasi penggunaannya dan mampu menambah nilai guna bagi pemiliknya.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *