Mari Budidayakan Tanaman Obat Keluarga (TOGA)

Berdasarkan literatur dari wikipedia bahwa tanaman obat keluarga (disingkat TOGA) adalah tanaman hasil budidaya rumahan yang berkhasiat sebagai obat. Taman obat keluarga pada hakekatnya adalah sebidang tanah, baik di halaman rumah, kebun ataupun ladang yang digunakan untuk membudidayakan tanaman yang berkhasiat sebagai obat dalam rangka memenuhi keperluan keluarga akan obat-obatan. Kebun tanaman obat atau bahan obat dan selanjutnya dapat disalurkan kepada masyarakat, khususnya obat yang berasal dari tumbuh-tumbuhan. Budidaya tanaman obat untuk keluarga (TOGA) dapat memacu usaha kecil dan menengah di bidang obat-obatan herbal sekalipun dilakukan secara individual. Setiap keluarga dapat membudidayakan tanaman obat secara mandiri dan memanfaatkannya, sehingga akan terwujud prinsip kemandirian dalam pengobatan keluarga.

TOGA yang dulunya dikenal sebagai Tanaman Obat Keluarga sekarang penyebutannya merupakan Taman Obat Keluarga yang diharapkan menambah nilai estetika dan fungsi lingkungan jika diatur menjadi taman yang cantik dan hijau.

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2016 tentang Upaya Pengembangan Kesehatan Tradisional melalui Asuhan Mandiri Pemanfaatan Taman Obat Keluarga dan Keterampilan berisi bahwa masyarakat agar berperan aktif dalam memanfaatkan Taman Obat Keluarga dan Keterampilan sebagai bagian dari upaya kesehatan tradisional, masyarakat agar dapat melakukan perawatan kesehatan secara mandiri untuk mengatasi gangguan kesehatan ringan dan memelihara kesehatan. Berdasarkan hal tersebut maka perlu adanya Asuhan Mandiri Pemanfaatan Taman Obat Keluarga dan Keterampilan yang dibina antar lintas program kementerian dan lintas sektor kementerian.

Arah kebijakan kesehatan yang memperkuat upaya peningkatan kesehatan dan pencegahan penyakit serta pemberdayaan masyarakat dapat dipenuhi salah satunya oleh pelayanan kesehatan tradisional yang berorientasi pada upaya menyehatkan yang sakit dan mempertahankan yang sehat sekaligus meningkatkan kualitas hidup seseorang dengan memanfaatkan Taman Obat Keluarga dan Keterampilan. Paradigma pengobatan yang dulunya kuratif menjadi promotif dan preventif dapat dilakukan melalui adanya asuhan mandiri. Mengenai bagaimana Asuhan Mandiri termasuk pembentukan kelompok, penatalaksanaan mulai tingkat pusat hingga kelompok dan pembinaannya dapat dilihat langsung pada Permenkes No 9 Tahun 2016 tersebut di atas.

Tanaman obat terdiri dari berbagai macam jenis, kami menyediakan bibit toga yang dapat digunakan untuk melengkapi Taman Obat Keluarga Anda terutama tingkat rumah tangga. Adapun jenis bibit toga tersebut yaitu binahong hjau, binahong merah, ginseng jawa, keladi tikus, patah tulang, adas, cocor bebek, okra hijau, okra merah, jahe merah, kucai, pecut kuda, lidah buaya dan banyak lagi.

Silahkan menghubungi no di bawah ini jika berminat, harga dan kualitas bersaing. Mari menjadi masyarakat yang berperan aktif dalam menjaga kesehatan secara mandiri memanfaatkan pekarangan dengan menanam tanaman obat yang merupakan pengembangan pengobatan tradisional. Bisa juga dilihat melalui link berikut di TOKO SEBAR TANI atau BUKALAPAK

Rizki 085646194272

Terima kasih

No Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *